Senin, 09 April 2012

Sex Pistols akan rilis album baru

Terbaru 29 Februari 2012 - 13:10 WIB


Band punk rock Inggris The Sex Pistols menandatangani sebuah kontrak rekaman baru dengan Universal.

Dalam kesepakatan kontrak tersebut sebuah ''edisi paket ulang dan pengembangan'' dari hits Never Mind The Bollocks, Album Here's The Sex Pistols akan dirilis akhir tahun ini.

Universal menyebut rilis Sex Pistol ini akan bersamaan dengan perayaan ulang tahun ke-35 perusahaan rekaman tersebut.
"Diberi kesempatan untuk mengevaluasi ulang katalog Sex Pistols adalah mimpi bagi semua pencita musik,'' kata Karen Simmonds dari Universal.

"Kami menunggu untuk bekerja sama dengan band ini dan merayakan pengaruh mereka bagi kebudayaan dunia.''

Band yang dikenal dengan hits seperti Anarchy In The UK dan God Save The Queen, dibentuk tahun 1975.
Memberontak

Awalnya The Sex Pistols terdiri dari vokalis Johnny Rotten, gitaris Steve Jones, drummer Paul Cook dan bassis Glen Matlock. Matlock kemudian diganti Sid Vicious awal tahun 1977.
Band ini dikenal dengan reputasi yang mendorong para penggemarnya untuk bangkit dan memberontak atas kemewahan.

Tahun 1976 band ini pernah dikontrak perusahaan rekaman EMI, tetapi perjanjian ini tidak berumur panjang setelah Sex Pistol menyebabkan kontroversi saat tampil di program Thames Television's Today.

Dalam wawancara di program tersebut mereka melontarkan sumpah serapah dan menyebabkan aksi protes beberapa hari kemudian di koran-koran nasional.
januari 1978, setelah tur di Amerika Serikat, Rotten keluar dari band. Dengan tiga anggota tersisa Sex Pistols merekam lagu untuk versi film Mclaren, The Great Rock 'n' Roll Swindle.

Vicious kemudian dinyatakan tewas akibat kelebihan dosis heroin di bulan Februari 1979.

Tahun 1996 Rotten, Jones, Cook dan Matlock reuni kembali dalam Tur the Filthy Lucre, sejak 2002 mereka lebih sering naik panggung dalam tur reuni.

Pada tanggal 24 Februari 2006, the Sex Pistols - empat anggota asli termasuk Vicious— masuk dalam jajaran Rock and Roll Hall of Fame, tetapi mereka menolak hadir dalam upacara pemberian, dengan menyebut museum tersebut sebagai ''noda kencing''.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Popular Posts

Labels

Follow us